Argghh !!! Damn U Lewis !!@#@! (Kimi gagal mendulang point)

Kimi Raikkonen Kesal, Hamilton dan Rosberg Dapat Hukuman

Balapan GP F1 Kanada yang berlangsung selama 70 lap diwarnai tabrakan beruntun Ferrari, McLaren dan Williams di pitlane pada lap-20 hendak masuk lintasan. Kejadian bermula dari jebol mesin mobil di alami pembalap Adrian Sutil di lap-15 sebelum tikungan ketiga. kendaraan sulit didorong ke depan.

Mau tak mau, safety car ke luar di lap 18, sementara pintu pitlane masih dinyatakan tertutup. Namun pembalap Honda, Jenson Button memasukkan mobilnya ke pit.

Baru lap-19 pintu pit dibuka dan empat pembalap terdepan Hamilton (McLaren), Kubica (BMW-Sauber), Kimi Raikkonen (Ferrari) dan Alonso (Renault) sama-sama masuk pit. Usai ganti ban dan isi bahan bakar, Kubica lebih dulu meninggalkan pitnya diikuti Kimi.

Namun menjelang ke luar mulut pitlane, posisi mobil Kubica dan Kimi sejajar. Kedua mobil berhenti karena lampu merah menyala. Dari belakang, Hamilton menyeruduk Ferrari diikuti Nico Rosberg (Williams) juga tak dapat menghindar ikut menyeruduk McLaren. Ketiga pembalap gagal melanjutkan lomba.

"Semua orang bisa bikin kesalahan, saya juga melakukannya di Monaco dua pekan lalu. Tapi kesalahan itu terjadi saat melesat dengan kecepatan 200 km/jam, sangat masuk akal. Bukan ketika lampu merah menyala," kesal Kimi yang ke luar dari mobil langsung menunjuk ke muka Hamilton melewati pembalap McLaren itu.    Sebetulnya, tambah Kimi, ia punya peluang untuk memenangkan lomba.

Stefano Domenicali menilai insiden itu tercatat sebagai kesalahan serius dari Hamilton."Saya pikir, harus ada sanksi terhadap pembalapnya."

Sementara dari kubu McLaren coba menjelaskan duduk persoalan sebenarnya. "Ketika hendak ke luar pitlane, saya melihat dua mobil saling berdesakan untuk mengambil alih posisi terdepan," jelas Hamilton. Ia tidak ingin menngambil kesempatan dari kekusutan di depan itu dengan melakukan gerakan yang membahayakan dan melesat denngan normal. "Tapi, mendadak keduanya berhenti dan saya tak bisa menghindar," bela Hamilton. 

Setelah dilakukan investigasi oleh FIA, Hamilton dan Nico Rosberg dinyatakan salah. Pembalap McLaren dan Williams itu dikenakan sanki penurunan 10 grid posisi start.

McLaren Terima Hukuman Hamilton

Tim McLaren sendiri pada hari Senin (9/6) menyatakan menerima hukuman yang diterima pembalapnya, Lewis Hamilton yang dinyatakan bersalah menabrak pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen.

Hamilton menabrak mobil Raikkonen dalam GP Kanada yang berlangsung Minggu (8/6). Keduanya kemudian gagal melanjutkan lomba. Raikkonen tengah menunggu sinyal lampu merah, saat Hamilton menabraknya dari belakang.

Peristiwa yang memalukan ini menyebabkan Hamilton dijatuhi hukuman penurunan 10 posisi dari start awal pada GP Perancis yang akan berlangsung di sirkuit Magny-Cours, dua pekan mendatang.

"Keputusan ini berat, namun kami harus menerimanya," kata eksekutif kepala tim McLaren, Martin Whitmarsh. "Ini hukuman berat karena tugas Lewis di Magny-Cours akan menjadi semakin berat. Namun kami merasa adil karena kami tidak menentang bahwa dialah penyebab peristiwa tersebut."

Raikkonen yang juga merupakan mantan pembalap tim McLaren mengecam perbuatan Hamilton sebagai tindakan bodoh. 

Media massa Inggris bahkan meledek tindakan Hamilton sebagai perbuatan kekanak-kanakan. Mereka menyinggung kasus saat Hamilton meledek ayahnya yang menabrakkan mobil Porsche seharga 330 ribu pound di dekat rumah mereka di Inggris. "Kalau lampu merah, kami harus berhenti….nak!" tulis The Sun. 

Whitmarsh mengakui hukuman penurunan 10 peringkat ini akan sangat berpengaruh pada peluang Hamilton di Perancis. "Kami belum memutuskan, namun tampaknya ia akan memacu kendaraan dari awal untuk memperkecil jarak," kata Whitmarsh.

Kubica Dan Heidfeld Finish 1-2



Kubica raih point tertinggi pertamanya. Pembalap tim BMW-Sauber, Robert Kubica dan Nick Heidfeld berhasil memenangkan balapan GP F1 Kanada di sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal Senin dini hari dengan menyentuh finish 1-2. Kubica (Polandia) unggul 16,4 detik dari rekan setimnya asal Jerman. Tempat ketiga direbut pembalap senior dari tim Red Bull, David Coulthard.

Keberhasilan Kubica ditentukan akibat insiden di lap ke-19 di mulut keluar pit. Kimi yang sejajar dengan Kubica hendak ke luar pit berhenti karena lampu merah menyala. Namun Ferrari Kimi ditabrak Hamilton diikuti Nico Rosberg yang menyeruduk McLaren.

"Saya sangat senang bisa memenangkan lomba untuyk pertama kali buat saya dan juga tim BMW-Sauber. Ini juga buat negeri saya, Polandia dan semua penggemar," jelas Kubica saay konferensi pers. Lomba menempuh 70 lap ini, dinilai terberat buat dirinya. Saat start saya berada di sisi lintasan yang kotor, lalu Kimi coba menekan saya. "Beruntung saya bisa menjaga dia tetap di belakang saya."

Tak kalah bahagia juga rekan setim Kubica, Heidfeld. Ia mengaku melakukan start yang jelek dan berada di belakang Rubens Barrichello. "Beruntung saya bisa mengambil alih posisi bahkan mencatat lap tercepat," ungkap pembalap asal Jerman itu. 

Keberhasilan Heidfeld finish kedua, berkat strategi tim. Ia diinstruksikan untuk membawa bahan bakar penuh, dengan asumsi sekali melakukan pitstop. Kemudian menggunakan ban kompon soft. Ternyata taktik tim berhasil menempatkan Heidfeld finish kedua.

"Hasil yang fantastis dan sulit diungkapkan dengan kata-kata," jelas Dr. Mario Theissen, direktur BMW Motorsport. Hari ini, lanjut Mario semuanya bekerja dengan sempurna, mulai dari pembalap, mekanik dan mobil tidak mengalami sesuatu apapun.

Leave a Reply